![]() |
source: captured from youtube |
Salah satunya adalah video player. Dan itu membuka banyak akses untuk tontonan dari negara asing. Selain film televisi tentunya.
Mungkin masih banyak di angkatan kami, yang ingat dengan kaset video rental, kaset VHS dengan warna merah. Seperti juga saya masih ingat untuk menonton video itu di rumah tetangga kami harus setor 200 rupiah per anak. Itupun masih bisa di usir pulang sebelum film selesai kalau kebetulan anak yang punya rumah ngambek.
Salah dua dari film yang saya ingat adalah Kikaider, dan --akhirnya bisa mengingat kembali judulnya -- Inazuman.
Jauh sebelum amerika muncul dengan robocopnya, jepang sudah memproduksi serial robot (atau android ) pembela kebenaran. Kikaider di produksi pertama kali tahun 1972, tujuh tahun sebelum saya lahir. Kalau di golongkan, mungkin Kikaider ini masuk ke kelompok Metal Heroes bersama Gavan (Gaban), Sharivan, dan Shaider.
Kikaider, adalah android yang diciptakan oleh seorang profesor, untuk project ARK, project antisipasi terhadap bencana nuklir (tema yg mencuat saat itu). Memiliki chip yang membuatnya punya perasaan. Ceritanya sendiri standar seperti kamen rider atau super sentai. Pembela kebenaran. Tapi karena dasar idenya adalah robot, maka musuh kikaider dadalah robot-robot jahat dari organisasi kejahatan DARK.
Beda dengan Kikaider, Inazuman (1973), adalah manusia mutant yang memiliki kemampuan berubah wujud. Uniknya, Inazuman berbeda dengan karakter tokusatsu lainnya, ia memiliki dua tahapan berubah wujud. Awalnya menjadi semacam petarung yang tubuhnya merupakan kepompong, Sanagiman. Yang mampu menyerap energi serangan musuh. Energi itu dikumpulkan dan ketika mencapai jumlah yang dibutuhkan, kepompongnya hancur dan ia menjadi Inazuman
Konsep upgrade ini kemudian muncul lagi di Kamen Rider Kuga. Kamen rider pertama pada periode Heisei.
Sampai sekarang saya masih suka pada tokusatsu. Terutama Kamen Rider. Walaupun kedengarannya konyol. Ada bapak-bapak usia 36 tahun nonton Kamen Rider :D.
Tontonan santai yang tidak perlu mikir terlalu banyak. Dinikmati saja.

Postingan ini niatnya sebagai bagian dari 'seri' postingan tentang kenangan masa 80's-90's. Selain perbedaan yang sangat mencolok dengan masa sekarang ini. Ada hal yang menyenangkan menulis kenangan dari sudut pandang pribadi. Bisa jadi, nanti saat saya tua, klau blog masih ada, anak-anak bisa membacanya, dan tahu bagaimana masa lalu sebelum mereka.
sama, saya bapak bapak umur 36 tahun tapi mengikuti kamen rider
ReplyDeleteapalagi ini ada Amazons